Presentasi dalam Bahasa Inggris

Sebenarnya banyak cara yang dapat dilakukan sebelumnya untuk ‘memaksa’ mahasiswa agar berani presentasi dalam bahasa Inggris.

Pertama, sebagai dosen pengampu, kita harus membuktikan bahwa kemampuan berbicara bahasa Inggris sendiri cukup bagus. Gunakan bahasa Inggris terus-menerus dalam kelas supaya mereka terbiasa mendengarkan dan menangkap sendiri maknanya.

Kedua, berikan latihan speaking kepada mahasiswa. Gunakan materi Speaking IELTS seperti ‘role play’ guna bertukar informasi lewat tanya-jawab. Contohkan satu sesi pada mahasiswa, lalu biarkan mereka saling melakukan tanya-jawab dengan teman-temannya. Seraya mereka melakukan aktivitas tersebut, kita dapat memanggil satu mahasiswa untuk kita tanya, dan menyuruhnya berganti partner, sehingga dapat terus berlatih. Saya menggunakan teknik tersebut supaya mereka mengenal teman-temannya serta kemampuan mereka. Jika mereka telah nyaman berbicara dengan teman-temannya, saat presentasi nanti mereka tidak nervous lagi.

Ketiga, perlihatkan video teknik presentasi dalam bahasa Inggris dan praktekkan teknik tersebut pada presentasi kita sendiri di depan mahasiswa.

Keempat, ajarkan teknik membuat power point dan penyusunan informasi di dalam slide.

Kelima, bagi mahasiswa yang belum lancar presentasi, mereka dianjurkan membuat skrip/skenario presentasi untuk dihafalkan.

Keenam, setelah presentasi selesai, minta mahasiswa/audiens untuk bertanya agar terjalin komunikasi antara presenter dan audiens. Hal ini akan menambah rasa percaya diri mahasiswa.

Catatan, saya tidak bisa memberikan nilai terbaik hanya berdasarkan kemampuan bahasa Inggris saja, jika kesenjangan keahlian berbahasa Inggris cukup besar. Presentasi yang diselingi bahasa Indonesia di sana-sini tidak masalah, asal presentasi tersebut menggunakan  ‘technical term’ wajar di bidang Teknik Sipil, penyampaian sesuai struktur presentasi dan dapat memberikan ‘take home message’ pada audiens.

Pekanbaru,

Comments are closed.